Aplikasi kustom untuk workflow yang tidak bisa ditangani software generik.
Dari tools internal sampai produk customer-facing — dibangun dengan pemikiran sistem yang sama seperti konsultasi saya.
Jika ada yang terdengar familiar, Anda di tempat yang tepat.
Spreadsheet dan grup WhatsApp menahan operasional kritis.
Software off-the-shelf memaksa tim Anda menyesuaikan diri dengan workflow orang lain.
Proyek dev sebelumnya deliver fitur tapi bukan sistem yang dipercaya tim sehari-hari.
Cara saya membangun
Software generik membuat Anda menyesuaikan diri dengan logikanya. Aplikasi kustom dirancang sebaliknya — dimulai dari workflow nyata, edge case, dan cara tim Anda bekerja.
Dibangun mengikuti cara bisnis Anda beroperasi.
Tools off-the-shelf membuat Anda menyesuaikan diri dengan logikanya. Aplikasi kustom dirancang sebaliknya — dimulai dari workflow nyata, struktur tim, dan edge case yang bisnis Anda hadapi setiap hari.
Terhubung ke tools yang sudah Anda pakai.
Notifikasi WhatsApp, payment gateway, API shipping, sistem booking — aplikasi dibangun untuk terintegrasi dengan yang ada, bukan mengganti semuanya dari nol. Dan terdokumentasi supaya tim atau developer berikutnya bisa bekerja dengannya.
Kedengarannya seperti yang Anda butuhkan?
Kebanyakan proyek dimulai dari percakapan singkat. Tanpa komitmen.
Untuk siapa ini
Anda butuh app kustom jika —
Bisnis operasional berat
Tim yang menjalankan proses yang tidak bisa ditangani software off-the-shelf — alur order, sistem booking, tools internal.
Bisnis yang melampaui spreadsheet
Ketika WhatsApp, Excel, dan langkah manual adalah sistemnya — dan retakannya mulai terlihat.
Founder yang perlu ship cepat
Produk fungsional yang dibangun bersih, bukan prototipe yang runtuh begitu orang lain menyentuhnya.
Why Different
Mengapa AmriSquare
- 01Saya sudah ship app operasional untuk perusahaan trading dan klinik multi-cabang — bukan cuma MVP.
- 02Keputusan arsitektur dibuat dengan scale dan adopsi staf dalam pikiran dari hari pertama.
What You Walk Away With
Deliverable
- Aplikasi ter-scope dengan modul inti yang di-deliver bertahap
- Admin dashboard, akses berbasis peran, dan ekspor data jika diperlukan
- Deployment, baseline monitoring, dan dokumentasi teknis
- Dukungan pasca-launch dan roadmap iterasi
Dari karya
Mekar Jaya
“Waktu pemrosesan order turun dari 2 hari menjadi di bawah 4 jam. Tanpa ketergantungan spreadsheet.”
Lihat studi kasus →Punya workflow yang butuh tool sendiri?
A conversation costs nothing.